Beranda Bursa Airlangga: 1 Tahun Pemerintah Prabowo, Ekonomi RI Tertinggi di G20

Airlangga: 1 Tahun Pemerintah Prabowo, Ekonomi RI Tertinggi di G20

0
26
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto/ist

 

JAKARTA — Pemerintahan Presiden Prabowo Subianto genap satu tahun berjalan dengan capaian yang dianggap membanggakan di bidang ekonomi. Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menyampaikan bahwa pertumbuhan ekonomi Indonesia masih mampu terjaga positif di tengah ketidakpastian global, bahkan menjadi yang tertinggi di antara negara-negara anggota G20.

Dalam sambutannya di Opening Ceremony Indonesia Sharia Economic Festival (ISEF) di JIExpo Kemayoran, Jakarta, Kamis (8/10/2025), Airlangga menegaskan capaian itu merupakan bukti kokohnya fondasi ekonomi nasional.

“Dalam satu tahun pemerintahan Pak Presiden Prabowo, Indonesia tumbuh solid di atas 5 persen, tepatnya 5,12 persen. Ini merupakan pertumbuhan tertinggi di antara negara-negara G20,” ujar Airlangga.

Selain mencatat pertumbuhan yang impresif, pemerintah juga berhasil menjaga stabilitas harga. Data terakhir menunjukkan inflasi Indonesia pada September 2025 tercatat 2,65 persen secara tahunan (year on year). Menurut Airlangga, kondisi tersebut menggambarkan daya beli masyarakat yang tetap terjaga di tengah tekanan harga global.

“Inflasi yang terkendali ini menunjukkan keseimbangan antara konsumsi rumah tangga, kebijakan moneter, dan distribusi pangan yang semakin membaik,” tambahnya.

Ia juga menyoroti kinerja perdagangan luar negeri yang masih terjaga positif. “Ekspor sudah berjalan 64 bulan berturut-turut dengan capaian positif. Cadangan devisa juga kita jaga di kisaran 150 miliar dolar AS,” ungkap Airlangga, sambil memberikan apresiasi kepada Bank Indonesia atas upaya menjaga stabilitas keuangan nasional.

Pada sektor perbankan, fungsi intermediasi juga dinilai berjalan sehat. Pertumbuhan kredit mencatat tren peningkatan, terutama bagi sektor produktif seperti petani dan nelayan. Airlangga menilai hal ini penting sebagai penggerak ekonomi rakyat sekaligus mendukung pencapaian kedaulatan pangan dan kesejahteraan masyarakat kecil.

Pemerintah, lanjutnya, tidak tinggal diam dalam mendorong ekonomi nasional. Berbagai kebijakan dirancang agar basis ekonomi rakyat semakin kuat. Salah satunya melalui penerbitan paket kebijakan ekonomi. “Dalam tahun ini saja sudah ada dua paket ekonomi yang diluncurkan. Semua diarahkan untuk mendorong produktivitas dan memperkuat ekonomi rakyat,” jelas Airlangga.

Capaian tersebut, kata Airlangga, menjadi modal penting untuk menghadapi tantangan global ke depan, termasuk perlambatan ekonomi dunia, disrupsi geopolitik, hingga perubahan iklim yang berpengaruh pada pangan dan energi.

Festival ekonomi syariah ISEF yang menjadi panggung pernyataan ini juga disebut Airlangga sebagai bagian dari strategi pemerintah untuk mengembangkan ekosistem ekonomi syariah yang inklusif. Indonesia ditargetkan menjadi pusat ekonomi syariah dunia dengan basis halal value chain yang kuat, meliputi sektor pangan, fashion, farmasi, dan pariwisata.

“Ekonomi syariah bukan hanya soal halal, tapi juga tentang keberlanjutan dan keadilan. Ini yang kita dorong agar Indonesia menjadi pemain utama,” katanya.

Dengan pertumbuhan ekonomi yang solid, inflasi terkendali, serta stabilitas sektor keuangan yang terjaga, Airlangga optimistis tahun-tahun ke depan akan menjadi momentum percepatan transformasi ekonomi nasional.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini