Beranda Keuangan Hingga Februari 2026, Bank Mandiri Salurkan KUR Rp 7,35 Triliun

Hingga Februari 2026, Bank Mandiri Salurkan KUR Rp 7,35 Triliun

0
40
Bank Mandiri salurkan KUR/ist

Indonesiafinance.id, Jakarta- Bank Mandiri kembali menegaskan perannya sebagai mitra strategis pemerintah dalam memperkuat sektor produktif sekaligus mempercepat pertumbuhan ekonomi berbasis kerakyatan.

Melalui penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR), bank dengan kode saham BMRI tersebut terus membuka akses pembiayaan yang lebih luas bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) sebagai penggerak utama ekonomi nasional.

Langkah ini juga sejalan dengan komitmen perusahaan dalam memberikan layanan terbaik melalui semangat Melayani Sepenuh Hati.

Upaya tersebut selaras dengan agenda pemerintah dalam mendorong ekonomi inklusif yang berkelanjutan serta memperluas peluang usaha masyarakat.

Hingga Februari 2026, Bank Mandiri telah menyalurkan KUR senilai Rp 7,35 triliun kepada 59.327 pelaku UMKM di berbagai wilayah Indonesia.

Dari sisi kualitas kredit, portofolio KUR Bank Mandiri tetap terjaga dengan rasio kredit bermasalah di bawah 1 persen, menunjukkan pengelolaan bisnis yang konsisten dan berkelanjutan.

Direktur Consumer Banking Bank Mandiri Saptari menyampaikan bahwa realisasi tersebut setara dengan 17,92 persen dari target penyaluran KUR tahun 2026 yang ditetapkan sebesar Rp 41 triliun.

Menurutnya, capaian tersebut menjadi bukti adanya sinergi antara pemerintah, sektor perbankan, dan pelaku usaha dalam mempercepat pertumbuhan ekonomi berbasis masyarakat sebagai bagian dari penguatan ekosistem ekonomi nasional.

“Dukungan KUR ini bukan hanya tentang pembiayaan, tetapi juga tentang pemberdayaan.”

“Melalui akses modal yang lebih luas, kami ingin membantu pelaku UMKM memperkuat kapasitas produksi, memperluas lapangan pekerjaan, dan meningkatkan daya saing.”

“Inilah wujud Sinergi Majukan Negeri yang kami jalankan secara berkelanjutan,” ujar Saptari keterangan resminya, Senin (30/3).

Ia menambahkan, penyaluran KUR hingga Februari 2026 mayoritas mengalir ke sektor produksi dengan porsi 61,83 persen atau senilai Rp 4,54 triliun.

Dari total tersebut, sektor pertanian menjadi kontributor terbesar dengan nilai Rp 2,21 triliun, diikuti sektor jasa produksi Rp 1,65 triliun, industri pengolahan Rp 568 miliar, serta sektor perikanan sebesar Rp 107 miliar.

Sejak program KUR diperkenalkan pemerintah pada 2008 hingga Februari 2026, total penyaluran KUR Bank Mandiri telah mencapai Rp 310,59 triliun kepada 3,65 juta debitur di seluruh Indonesia.

Skema pembiayaan dengan bunga rendah ini telah membantu jutaan pelaku usaha meningkatkan kapasitas usaha sekaligus memperluas jangkauan pasar mereka.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini