Beranda Utama MP Tumanggor Apresiasi Langkah Cepat Prabowo Tangani Bencana Aceh

MP Tumanggor Apresiasi Langkah Cepat Prabowo Tangani Bencana Aceh

0
44

Tokoh masyarakat Batak, Master Parulian Tumanggor, mengapresiasi langkah cepat Presiden Prabowo Subianto dalam mempercepat pembangunan kembali hunian dan infrastruktur yang rusak akibat banjir dan tanah longsor di sejumlah wilayah Aceh dan Sumatera.

Menurut Tumanggor, apa yang dilakukan Presiden Prabowo merupakan tindakan tepat dan diperlukan agar kehidupan warga terdampak segera pulih. “Ini keputusan cepat yang menunjukkan kehadiran negara. Masyarakat tentu merasa lebih tenang ketika pemimpinnya turun langsung dan memastikan perbaikan berjalan,” ujar Tumanggor dalam keterangannya, Senin, 8 Desember 2025.

Presiden Prabowo kembali menyambangi wilayah terdampak banjir di Kabupaten Bireuen, Aceh, pada Minggu, 7 Desember 2025. Ini merupakan kunjungan keduanya setelah peninjauan pertama pada 1 Desember lalu. Dalam kunjungan kali ini, Prabowo mengecek progres pemasangan jembatan bailey yang baru terpasang separuh di atas sungai yang tersapu banjir.

Setelah melihat kondisi di lapangan, Prabowo mengeluarkan sejumlah arahan kepada jajaran kabinet, TNI–Polri, dan pemerintah daerah. Ia menekankan bahwa percepatan perbaikan infrastruktur harus dilakukan agar akses warga kembali normal dan proses bantuan tidak terhambat.

“Semua jembatan harus segera diperbaiki. Kita kerahkan seluruh kemampuan. Jika ini tembus, yang lain bisa kita kerjakan,” kata Prabowo saat meninjau konstruksi jembatan.

Prabowo juga memastikan negara akan memperbaiki bendungan dan sawah milik warga yang rusak akibat banjir bandang. Ia menegaskan bahwa petani tidak perlu khawatir karena pemerintah akan menggelontorkan bantuan pemulihan. “Petani-petani tidak usah khawatir, sawahnya rusak, kita akan bantu,” ujarnya.

Dalam arahannya, Prabowo menunjuk KSAD Jenderal Maruli Simanjuntak untuk memimpin Satgas Percepatan Perbaikan Jembatan di wilayah terdampak bencana. Ia juga memerintahkan Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto dan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo mengerahkan seluruh kekuatan yang tersedia.

“Saya minta semua kekuatan diturunkan. Tidak ada waktu menunggu. Ini untuk rakyat,” kata Prabowo.

Pemulihan listrik juga menjadi sorotan. Menteri ESDM Bahlil Lahadalia melaporkan bahwa 97 persen wilayah Aceh sudah kembali dialiri listrik. Prabowo menyebut perkembangan itu sebagai kabar baik di tengah upaya penanganan darurat.

“Kita dipilih untuk menghadapi kesulitan,” ujarnya.

Salah satu keputusan besar yang diambil Prabowo ialah penghapusan utang KUR bagi petani yang terdampak bencana di Sumatera. Ia menyebut kondisi bencana sebagai “force majeure” sehingga beban rakyat harus ditanggungkan negara.

“Utang-utang KUR akan kita hapus. Ini keadaan terpaksa, bukan kelalaian,” tegasnya.

Selain itu, Prabowo meminta Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin mengerahkan dokter magang (internship) dan dokter dari perguruan tinggi untuk memenuhi kebutuhan tenaga kesehatan di daerah yang kekurangan.

Prabowo juga menyinggung mekanisme penyaluran bantuan melalui helikopter, setelah beredar video airdrop beras yang pecah saat dijatuhkan di Taput. Ia meminta penggunaan sling rope agar penyaluran lebih aman dan efisien. BNPB melaporkan bahwa metode penyaluran kini dilakukan lewat pendaratan heli atau dengan parasut.

Di Lanud Aceh, Prabowo memimpin rapat terbatas sekaligus memberi peringatan keras kepada seluruh pejabat agar tidak memanfaatkan situasi bencana untuk mencari keuntungan.

“Saya tidak mau ada yang menggunakan bencana ini untuk memperkaya diri. Saya akan tindak sangat keras,” katanya.

Ia juga menyoroti Bupati Aceh Selatan Mirwan MS yang pergi umrah tanpa izin saat wilayahnya dilanda bencana. Prabowo meminta Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian untuk memproses kepala daerah tersebut. “Kalau mau lari, ya dicopot,” ujar Prabowo.

MP Tumanggor menilai rangkaian langkah cepat pemerintah itu menunjukkan kepemimpinan yang responsif sekaligus tegas. “Dalam situasi genting, kehadiran pemimpin di lokasi bencana sangat menentukan. Bukan hanya memberikan arahan, tetapi juga memberi kepastian bagi rakyat bahwa mereka tidak sendirian,” kata Tumanggor.

Ia berharap percepatan perbaikan infrastruktur yang rusak dapat memulihkan aktivitas warga dalam waktu dekat. “Aceh dan Sumatera membutuhkan dukungan penuh. Langkah-langkah Presiden Prabowo membawa harapan bagi banyak keluarga yang tengah bangkit dari bencana,” ujarnya.

Dengan sederet instruksi dan kunjungan langsung, pemerintah menegaskan akan terus berada di garis depan penanganan bencana. Prabowo bahkan memastikan dirinya akan lebih sering turun ke lokasi terdampak untuk memantau percepatan pemulihan. “Saya hanya mau dengar langsung apa yang dibutuhkan rakyat,” katanya.

MP Tumanggor menutup dengan pesan optimistis: “Yang penting sekarang adalah mempercepat pemulihan, dan pemerintah sudah berjalan ke arah yang benar.”

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini