Beranda Industri Perkuat Implementasi ISPO, Astra Agro Lestari Tingkatkan Kompetensi 31 Auditor Internal

Perkuat Implementasi ISPO, Astra Agro Lestari Tingkatkan Kompetensi 31 Auditor Internal

0
43

JAKARTA — Perubahan regulasi dan meningkatnya tuntutan pasar global terhadap minyak sawit berkelanjutan membuat kompetensi auditor Indonesian Sustainable Palm Oil (ISPO) tidak bisa berhenti pada sertifikat yang pernah diperoleh. Auditor harus terus memperbarui pengetahuan dan kemampuan agar mampu memastikan setiap prinsip keberlanjutan diterapkan secara konsisten di lapangan.

Pesan itu disampaikan Ketua Dewan Pengarah Lembaga Pelatihan ISPO PT Sumberdaya Indonesia Berjaya (SIB), Ahmad Mangga Barani, saat membuka Pelatihan Penyegaran Auditor ISPO yang diikuti 31 auditor internal PT Astra Agro Lestari Tbk yang diselenggarakan PT Sumberdaya Indonesia Berjaya (SIB). Menurutnya, perubahan kebijakan pemerintah serta semakin tingginya ekspektasi pasar internasional terhadap praktik perkebunan berkelanjutan menuntut auditor memiliki pemahaman yang selalu mutakhir. Auditor, kata dia, tidak hanya berperan memeriksa kepatuhan perusahaan terhadap regulasi, tetapi juga menjadi garda terdepan dalam menjaga kredibilitas implementasi standar ISPO di lapangan.

Komitmen itulah yang mendorong PT Astra Agro Lestari Tbk bekerja sama dengan Lembaga Pelatihan ISPO PT SIB menyelenggarakan pelatihan penyegaran auditor selama dua hari secara daring. Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya perusahaan memperkuat kualitas sumber daya manusia di bidang keberlanjutan sekaligus memastikan seluruh auditor internal memahami perubahan regulasi terbaru, terutama setelah diterbitkannya Peraturan Menteri Pertanian Nomor 33 Tahun 2025 tentang Sertifikasi Perkebunan Kelapa Sawit Berkelanjutan Indonesia.

Manager Sustainability Certification & Spatial Analysis PT Astra Agro Lestari, Gilang Fajar Ramadhan, mengatakan pelatihan tersebut merupakan bagian dari komitmen perusahaan untuk terus mengikuti seluruh regulasi pemerintah sekaligus memperkuat implementasi praktik perkebunan sawit berkelanjutan di seluruh unit operasional. Menurutnya, auditor memiliki peran strategis tidak hanya sebagai pihak yang melakukan verifikasi, tetapi juga memastikan setiap standar keberlanjutan benar-benar diterapkan secara konsisten sehingga produk sawit yang dihasilkan memenuhi aspek lingkungan, sosial, dan tata kelola yang dipersyaratkan pasar.

“Melalui refreshment ini kompetensi auditor harus terus diperbarui agar semakin objektif dan tajam dalam memastikan implementasi standar ISPO di lapangan,” ujar Gilang.

Direktur Utama PT Sumberdaya Indonesia Berjaya (SIB), Andi Yusuf Akbar, menjelaskan bahwa pelatihan penyegaran auditor merupakan amanat regulasi yang wajib dilaksanakan setiap kali terjadi perubahan kebijakan ISPO. Ia mengungkapkan SIB kembali memperoleh kepercayaan dari Direktorat Jenderal Perkebunan sebagai Lembaga Pelatihan ISPO pada 2026, sekaligus ditetapkan sebagai Lembaga Konsultan ISPO.

Menurut Andi, kepercayaan tersebut menjadi tanggung jawab bagi SIB untuk terus mendukung peningkatan kompetensi auditor sehingga mampu mengawal implementasi sertifikasi ISPO sesuai ketentuan terbaru. Pelatihan bagi auditor Astra Agro Lestari merupakan salah satu bentuk pelaksanaan mandat tersebut.

Dalam kesempatan yang sama, Ratna Sariati dari Direktorat Hilirisasi Hasil Perkebunan Direktorat Jenderal Perkebunan menjelaskan bahwa ISPO pada dasarnya merupakan sertifikasi terhadap tata kelola usaha perkebunan, bukan terhadap produk minyak sawitnya. Ia menegaskan penyempurnaan melalui Peraturan Menteri Pertanian Nomor 33 Tahun 2025 dilakukan untuk memperkuat implementasi pembangunan perkebunan kelapa sawit yang berkelanjutan sesuai amanat Undang-Undang Perkebunan.

Karena itu, auditor dituntut memahami seluruh perubahan prinsip, kriteria, dan indikator dalam regulasi terbaru agar proses sertifikasi dapat dilaksanakan secara tepat dan konsisten di lapangan.

Melalui pelatihan ini, PT Astra Agro Lestari berharap seluruh auditor internal memiliki pemahaman yang lebih komprehensif terhadap perkembangan regulasi ISPO sekaligus mampu meningkatkan kualitas proses audit di seluruh unit usaha perusahaan. Di tengah semakin besarnya perhatian dunia terhadap aspek keberlanjutan, investasi pada peningkatan kompetensi auditor menjadi salah satu fondasi penting untuk menjaga kredibilitas implementasi ISPO sekaligus memperkuat daya saing industri sawit Indonesia di pasar global.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini