Beranda Nasional Bulog Kirim 270 Ton Beras ke Ternate Usai Temuan Beras Turun Mutu

Bulog Kirim 270 Ton Beras ke Ternate Usai Temuan Beras Turun Mutu

0
25
stok beras bulog
Tumpukan beras di gudang Perum Bulog. Dok: Bapanas

JAKARTA, Indonesiafinance.id – Perum Bulog akan segera mengirimkan 270 ton beras ke Ternate sebagai tindak lanjut atas temuan beras turun mutu yang sebelumnya menjadi perhatian Komisi IV DPR RI di daerah tersebut.

Selain itu, Bulog juga melakukan reproses atau pengolahan ulang terhadap beras yang mengalami penurunan mutu namun masih layak konsumsi.

Direktur Utama Perum Bulog, Ahmad Rizal Ramdhani datang langsung  ke Ternate untuk memastikan penanganan di lapangan berjalan sesuai dengan standar dan memastikan stok beras untuk masyarakat tetap terjaga dalam kondisi baik.

“Beras turun mutu bukan berarti tidak layak. Kami memiliki mekanisme reproses agar kualitasnya kembali sesuai standar. Sementara beras yang rusak dan tidak bisa diperbaiki akan diuji di laboratorium untuk memastikan langkah tindak lanjut yang sesuai dengan ketentuan,” ujar Rizal baru-baru ini.

Ia menjelaskan, beras yang dikategorikan rusak akan melalui tahapan pemeriksaan laboratorium sebelum diputuskan langkah penanganannya. Jika hasil uji laboratorium menunjukkan kandungan yang masih di bawah batas keamanan pangan, beras dapat dijual ke industri pakan. 

Namun apabila hasil uji menunjukkan kadar di atas batas keamanan pangan, maka beras tersebut dapat dijual ke industri non-pangan atau non-pakan, bahkan dilakukan pemusnahan apabila tidak memenuhi standar keamanan.

“Langkah ini menunjukkan komitmen Bulog terhadap keamanan pangan sekaligus penerapan tata kelola yang akuntabel dan transparan,” ujarnya.

Rizal juga menuturkan bahwa pemerintah bersama Bulog juga tengah mempersiapkan pembangunan enam gudang logistik baru di Maluku Utara untuk memperkuat kapasitas penyimpanan dan memperlancar distribusi pangan di wilayah tersebut. 

Langkah ini menjadi bagian dari strategi nasional dalam memperkuat ketahanan pangan serta meningkatkan efisiensi rantai pasok di wilayah-wilayah terpencil dan kepulauan.

“Melalui langkah tanggap dan kolaboratif ini, kami ingin memastikan bahwa setiap butir beras yang sampai ke masyarakat adalah hasil pengelolaan yang transparan, berkualitas, dan bertanggung jawab. Tindakan cepat ini menjadi bukti komitmen Bulog menjaga kepercayaan publik sekaligus mendukung program ketahanan pangan nasional,” tegas Rizal.

Dengan peningkatan infrastruktur logistik dan penguatan kelembagaan di daerah, Bulog berkomitmen untuk terus menjaga stabilitas harga serta ketahanan pangan nasional, khususnya di wilayah-wilayah kepulauan seperti Maluku Utara.

Sementara itu, Kesultanan Ternate menyampaikan apresiasi terhadap langkah cepat Bulog dalam menangani isu beras turun mutu sekaligus mendukung program pangan nasional Presiden Republik Indonesia yang dinilai mampu memperkuat ketahanan pangan di daerah.

Ketua DPRD Provinsi Maluku Utara, H. Iqbal Ruray, juga mengapresiasi langkah cepat yang dilakukan Bulog. Ia menyampaikan usulan agar status Kantor Cabang Bulog di Maluku Utara dapat ditingkatkan menjadi Kantor Wilayah tersendiri, terpisah dari wilayah Ambon.

Menurutnya, peningkatan status kelembagaan ini penting untuk memperkuat fungsi Bulog dalam menghadapi tantangan geografis dan distribusi pangan di wilayah kepulauan yang memiliki karakteristik logistik berbeda.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini